Cara Mudah Diperhatikan dan Dihormati oleh Anak

Leave a Comment

Cara Mudah Diperhatikan dan Dihormati oleh Anak

Cara Mudah Diperhatikan Anak
Anaku Sedang Bermain DI Taman


Menjadi seorang ibu rumah tangga memang sangat membutuhkan banyak kesabaran. Apalagi ketika anak sudah menginjak usia remaja. terkadang nasihat, teguran bahkan omelan kita sebagai orang tua hampir tidak didengar. Mereka, anak yang sudah kita besarkan dengan susah payah, lebih memilih untuk mendengar kata orang lain.

Siapa Menanam Angin dia Akan Menuai Badai
Begitulah kata pepatah, yang mengisyaratkan seseorang akan mendapatkan balasannya. Nah bagi kita para umi.. Coba deh kita pikirkan kembali, kenapa sih anak kita tidak hormat, segan bahkan berani melawaan kepada kita.

Anak Bunuh Orang Tua, Kok Bisa?
Beberapa waktu yang lalu dalam sebuah berita di Televisi, kita bisa melihat seorang anak yang tega untuk menghabisi orang tuanya. Persis seperti binatang, mungkin itu yang ada di pikiran kita. Tapi coba kalau kita telisik lebih jauh kebelakang kita pasti akan lebih tau sebabnya kenapa anak menjadi seperti itu.

Seorang anak, apalagi menginjak masa remaja, muncul dalam dirinya sebuah rasa ingin berbeda dan memberontak. Hal tersebut sebenarnya memang wajar. Karena menginjak umur dewasa seorang anak ingin mendapatkan rasa eksistensi dan penghormatan dari sekitarnya. Dan tidak dianggap sebagai anak ingusan lagi. Maka mereka melakukan segala cara untuk dapat dihormati dan disegani, termasuk  dengan membentak orang tua.

Ini tidak Bisa di Biarkan, Lalu bagaimana Mengatasinya?
Sebenarnya cara mengatasinya adalah dengan mengubah posisi kita. Ya.. Orang tua, ketika sudah memiliki anak yang berusia remaja, harus dapat memposisikan diri sebagai sahabat yang setia untuk mendengarkan keluh kesah anaknya. Bahkan mendorong anak untuk maju. Doronglah semangat anak dengan membuatnya terasa unggul, seperti "Wah Mas pasti bisa.. Nanti Kan Mas yang mimpin di Sekolah". Dijamin Anak Pasti Bangga.

Pupuk Semenjak Kecil
Semenjak kecil, jika ingin didengar, maka dengarlah mereka. Mungkin kita terlalu asyik bekerja atau malah ketika dirumah malah asik dengan dunia maya. Berikanlah Mata, telinga dan hati kita untuk menangkap cerita anak. Taruhlah dulu handphone anda, karena dunia maya bisa menunggu tapi anak? Oh Tidak Bisa :)

Pasti Menuai Buah
Nah dari semenjak kecil kita sudah menunjukan perhatian pada anak, pasti anak akan memberikan perhatian pada kita juga. Begitulah sebaliknya :)

Nah Para Umi di sahabat-umi.com, Sudahkah Anda Memperhatikan Anak Hari ini?
Ayo.. Yang lagi kerja, coba telepon dulu si kecil :)


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar